FAKTOR RESIKO HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DI DUSUN KAMARAANG DESA KEANG KECAMATAN KALUKKU KABUPATEN MAMUJU

  • SAFRIADI DARMANSYAH STIKES ST. FATIMAH MAMUJU
Keywords: Faktor resiko, Hipertensi

Abstract

Hipertensi adalah sebagai peningkatan tekanan darah diastolic sedikitnya 140 mmHg atau tekanan diastolik sedikiynya 90 mmHg. Hipertensi dapat dipicu oleh 2 faktor  yaitu faktor yang tidak dapat dikontrol dan faktor yang dapat dikontrol. Faktor yang tidak dapat dikontrol diantaranya adalah keturunan, jenis kelamin, dan usia. Sedangkan faktor yang dapat dikontrol adalah obesitas atau kegemukan, konsumsi lemak, konsumsi natrium, stres, olahraga atau aktifitas fisik, merokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor resiko dengan kejadian hipertensi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Keang Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju dari tanggal 01 Agustus sampai dengan 10 September 2017. Dengan menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 62 responden. yang sesuai dengan kriteria inklusi. Data di peroleh dengan tehnik wawancara dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa: ada hubungan umur dengan kejadian hipertensi pada masyarakat di Dusun Kamaraang p=0,021 < α = 0,05 , Tidak ada hubungan riwayat keluarga dengan kejadian hipertensi pada masyarakat di Dusun Kamaraang dengan nilai p= 0,312 > α = 0,05. Tidak ada hubungan merokok dengan kejadian hipertensi dengan nilai P=0,897 >α = 0,05. Dan tidak ada  hubungan aktifitas fisik dengan kejadian hipertensipada masyarakat di Dusun Kamaraang dengan nilai P=0,711 > α = 0,05. Saran yang dapat diberikan adalah pentingnya menerapkan pola hidup sehat seperti melakukan aktifitas fisik secara teratur selama minimal 30/hari, serta menghindari rokokHipertensi adalah sebagai peningkatan tekanan darah diastolic sedikitnya 140 mmHg atau tekanan diastolik sedikiynya 90 mmHg. Hipertensi dapat dipicu oleh 2 faktor  yaitu faktor yang tidak dapat dikontrol dan faktor yang dapat dikontrol. Faktor yang tidak dapat dikontrol diantaranya adalah keturunan, jenis kelamin, dan usia. Sedangkan faktor yang dapat dikontrol adalah obesitas atau kegemukan, konsumsi lemak, konsumsi natrium, stres, olahraga atau aktifitas fisik, merokok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor resiko dengan kejadian hipertensi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Keang Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju dari tanggal 01 Agustus sampai dengan 10 September 2017. Dengan menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 62 responden. yang sesuai dengan kriteria inklusi. Data di peroleh dengan tehnik wawancara dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa: ada hubungan umur dengan kejadian hipertensi pada masyarakat di Dusun Kamaraang p=0,021 < α = 0,05 , Tidak ada hubungan riwayat keluarga dengan kejadian hipertensi pada masyarakat di Dusun Kamaraang dengan nilai p= 0,312 > α = 0,05. Tidak ada hubungan merokok dengan kejadian hipertensi dengan nilai P=0,897 >α = 0,05. Dan tidak ada  hubungan aktifitas fisik dengan kejadian hipertensipada masyarakat di Dusun Kamaraang dengan nilai P=0,711 > α = 0,05. Saran yang dapat diberikan adalah pentingnya menerapkan pola hidup sehat seperti melakukan aktifitas fisik secara teratur selama minimal 30/hari, serta menghindari rokok

Published
2018-09-30