Integrasi AI dan ORPIN dalam Pembelajaran Biologi untuk Meningkatkan Keterampilan Generasi 4C
Keywords:
model pembelajaran, artificial intelligence, ORPIN, Generasi 4CAbstract
Keterampilan komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, dan kreativitas yang dikenal dengan 4C merupakan keterampilan yang ditetapkan oleh asosiasi perguruan tinggi Amerika untuk pendidikan guru sebagai sebuah keterampilan yang wajib dimiliki oleh setiap lulusan. Oleh karena itu program pendidikan diusahakan untuk dapat membentuk generasi 4C tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model ORPIN ( Orientation, Relating, Prompt Engineering, dan Interacting ) sebagai model yang dapat digunakan untuk membantu peserta didik menghadapi tantangan perkembangan AI yang dapat mereduksi kemampuan tersebut. Peneitian ini memiliki kebaruan dari sekadar menggunakan AI sebagai alat bantu menjadi sebuah kolaborasi dalam pembentukan generasi abad 21 ke dalam model pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D). Hasilnya berupa model pembelajaran ORPIN yang mengacu pada model pengembangan SAM dan terinspirasi dengan penerapan Artificial Intelligence (AI) untuk menghasilkan model pembelajaran yang lebih inovatif. Tahpan pengembanga model dengan SAM terdiri atas: tahap evaluasi (analisis), yaitu analisis kebutuhan dan analisis peserta didik. Analisis Kebutuhan dilakukan dengan mengidentifikasi dan menganalisis masalah dalam proses pembelajaran biologi berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh sebelumnya, sedangkan tahap analisis selanjutnya, yaitu peserta didik belum memaksimalkan segala potensinya untuk mengoptimalkan kompetensi yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya, penulis mendesain model pembelajaran yang diawali dengan merancang proses pengembangan, yaitu mencetuskan ide pengembangan yang akan dikembangkan berdasarkan hasil analisis. Inovasi model pembelajaran ini diharapkan dapat mencetak lulusan generasi 4C sehingga dapat meningkatkan sumber daya indonesia.
