Analisis Aksesibilitas Infrastruktur Pedesaan di Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara dengan Menggunakan Metode Integrated Rural Accesibility Planning (IRAP)

  • Nina Haryati Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Keywords: ksesibilitas, Infrastruktur, IRAP

Abstract

Infrastruktur pedesaan merupakan kunci pembangunan sosial dan ekonomi. Peningkatan aksesibilitas pusat-pusat produksi dipedesaan untuk menjangkau pusat disktribusi di daerah-daerah lain sangat penting bila ditinjau dari aliran barang dan jasa di suatu wilayah. Penelitian ini menggunakan metode IRAP, yang merupakan prosedur perencanaan yang telah terekomendasi yang mampu menjawab kebutuhan akses rill penduduk desa. Metode survai yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode home interview. Ada enam indikator yang dinilai dalam meningkatkan nilai aksesibilitas yaitu : Sektor air bersih, sektor pertanian, sektor pendidikan, sektor perikanan, sektor kesehatan, dan sektor pasar. Semua Lingkungan pada kelurahan/desa Kamaru prioritas pertama perlu penanganan aksesibilitas yaitu sektor air bersih dengan nilai aksesibilitas terbesar yaitu 25,333. Intervensi yang perlu dilakukan pada sektor air bersih adalah pembangunan prasarana air bersih berupa pembangunan jaringan PDAM, pembangunan hidran umum dan pembangunan sumber-sumber air baku lainnya agar dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat kelurahan/desa Kamaru.

Published
2021-11-16