PENGENDALIAN HAYATI LAYU FUSARIUM TOMAT MENGGUNAKAN Trichoderma harzianum DAN EKSTRAK Tagetes sp.
Keywords:
Antagonisme Mikroba, Biopestisida Nabati, Cendawan Patogen Tanah, Pengendalian Penyakit Tanaman, Sistem Budidaya BerkelanjutanAbstract
Penyakit layu fusarium yang disebabkan oleh Fusarium oxysporum merupakan salah satu kendala
utama dalam budidaya tanaman tomat karena dapat menurunkan pertumbuhan dan hasil secara
signifikan. Pengendalian penyakit di tingkat petani masih didominasi penggunaan fungisida kimia
yang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan. Oleh karena
itu, diperlukan alternatif pengendalian yang lebih ramah lingkungan melalui pemanfaatan agens
hayati dan pestisida nabati. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Trichoderma
harzianum dan ekstrak tanaman Tagetes sp. serta kombinasinya dalam menekan infeksi Fusarium
oxysporum pada tanaman tomat. Penelitian dilaksanakan di Kelompok Tani Randang Balisa,
Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, selama April–Agustus 2024 menggunakan rancangan acak
kelompok (RAK) dengan enam perlakuan dan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi daya
perkecambahan benih, pertumbuhan agronomi, insidensi dan keparahan penyakit, serta komponen
hasil tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman benih dengan ekstrak Tagetessp.
memberikan daya perkecambahan tertinggi sebesar 68,16%. Aplikasi Trichoderma harzianum dan
ekstrak Tagetes sp. secara tunggal mampu menurunkan insidensi penyakit layu fusarium masing
masing hingga 32,00% dan 28,00%, dengan tingkat keparahan sebesar 21,00% dan 18,00%.
Perlakuan kombinasi memberikan hasil terbaik dengan insidensi penyakit terendah sebesar 15,00%
dan keparahan penyakit sebesar 10,00%, berbeda nyata dibandingkan kontrol. Penurunan tingkat
serangan penyakit tersebut diikuti dengan peningkatan jumlah dan berat buah tanaman tomat.
Dengan demikian, Trichoderma harzianum dan ekstrak Tagetes sp. , khususnya dalam kombinasi,
berpotensi sebagai strategi pengendalian hayati dan nabati yang efektif serta berkelanjutan dalam
budidaya tanaman tomat