Komposisi Media Tanam terhadap Pertumbuhan dan Produksi Cabai Katokkon Mamasa
Keywords:
Arang Sekam,, Cabai Katokkon, Media Tanam, Pupuk Kandang Kerbau, Produksi.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berbagai komposisi media tanam terhadap pertumbuhan, produksi, serta perkembangan hama dan penyakit tanaman cabai katokkon (Capsicum chinense Jacq.) varietas lokal Kabupaten Mamasa. Penelitian dilaksanakan di Desa Rantetarima, Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa, pada bulan Maret hingga Oktober 2024. Percobaan disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan enam perlakuan media tanam, yaitu tanah (kontrol), tanah dan pupuk kandang kerbau (2:1), tanah dan arang sekam (2:1), tanah, pupuk kandang kerbau, dan arang sekam (2:1:1), tanah, pupuk kandang kerbau, dan arang sekam (2:2:1), serta tanah, pupuk kandang kerbau, dan arang sekam (2:1:2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam memberikan pengaruh sangat nyata terhadap jumlah cabang, umur berbunga, populasi kutu daun pada umur pengamatan awal, serta insidensi dan keparahan penyakit pada fase generatif. Perlakuan tanah, pupuk kandang kerbau, dan arang sekam dengan perbandingan 2:1:2 memberikan hasil terbaik pada parameter jumlah buah, berat buah, dan diameter buah pada beberapa kali panen. Sebaliknya, tinggi tanaman, diameter batang, dan jumlah daun tidak menunjukkan perbedaan nyata antar perlakuan. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media tanam berbasis bahan organik lokal berpotensi meningkatkan produksi cabai katokkon sekaligus menekan perkembangan hama dan penyakit, sehingga layak direkomendasikan sebagai alternatif media tanam berkelanjutan di wilayah dataran tinggi Mamasa.