Implementasi Blue Accounting Untuk Umkm Perikanan : Tinjauan Par Untuk Mendorong Ekosistem Berkelanjutan Implementation of Blue Accounting for Fishery SME’s: PAR Review to Promote Sustainable Ecosystems Section Articles
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi akuntansi biru pada UKM perikanan sebagai instrumen untuk meningkatkan kinerja keberlanjutan dengan mengintegrasikan dimensi lingkungan, sosial, dan ekonomi. Penelitian ini juga berupaya mengkaji bagaimana penelitian aksi partisipatif (PAR) dapat memperkuat keterlibatan pemangku kepentingan dalam mengadopsi praktik akuntansi biru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Diskusi Kelompok Terfokus (FGD) sebagai alat analisis utama. Partisipan terdiri dari nelayan, UKM perikanan, perwakilan pemerintah daerah, dan akademisi yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis tematik dan divalidasi melalui refleksi pemangku kepentingan dalam kerangka PAR untuk memastikan relevansi kontekstual dan praktis. Temuan menunjukkan bahwa akuntansi biru berkontribusi positif terhadap peningkatan kinerja keberlanjutan pada UKM perikanan, meskipun masih terdapat tantangan dalam literasi, pendanaan, dan dukungan kebijakan. Partisipasi pemangku kepentingan secara signifikan meningkatkan efektivitas implementasi, kesadaran ekologis mempercepat adopsi, dan kebijakan yang mendukung serta keuangan biru memperkuat hasil finansial dan lingkungan. Penelitian ini mengusulkan model implementasi tiga tahap: edukasi, penerapan, dan pemantauan, yang didukung oleh kebijakan dan pendanaan. Penelitian ini berkontribusi pada literatur dengan menawarkan model implementasi akuntansi biru yang terkontekstualisasi bagi UKM perikanan melalui penelitian aksi partisipatif. Berbeda dengan penelitian sebelumnya, penelitian ini mengintegrasikan validasi pemangku kepentingan dan menekankan keuangan biru sebagai faktor penting yang menghubungkan tujuan keberlanjutan dengan kinerja keuangan UKM