Kesiapsiagaan Infrastruktur Permukiman Terhadap Ancaman Gempa Bumi di Sulawesi Barat Berdasarkan Kajian Literatur

Authors

  • Syamsul Fahri Universitas Sulawesi Barat

Keywords:

Kesiapsiagaan, Gempa Bumi, Sulawesi Barat, Mamuju-Majene

Abstract

Indonesia telah menjadi sorotan dunia dalam dalam kurun 20 tahun terakhir, karena bencana alam yang menghancurkan, khususnya gempa bumi yang menyebabkan hilangnya nyawa dan harta dalam jumlah besar. Sejarah kegempaan yang terjadi diwilayah Sulawesi Barat dari tahun 1969, 1984, dan tahun 2021 menimbulkan pernyataan serius bahwa wilayah Sulawesi Barat dihadapkan akan adanya bahaya seismik dimasa mendatang. Kesiapsiagaan infrastruktur permukiman tahan gempa di Sulawesi Barat bukan hanya tugas pembelajar teknik sipil, melainkan upaya kolektif. Data empiris kegempaan (sumber patahan dan besaran guncangan gempa) harus dijadikan acuan baku dalam penyusunan standar bangunan dan tata ruang selain dari  SNI atau Pusgen data PU. Disaat yang sama, standar teknis juga harus diturunkan menjadi panduan aplikatif yang disosialisasikan secara masif kepada masyarakat dan pekerja konstruksi lokal melalui pendekatan budaya dan komunikasi yang tepat sasaran. Kolaborasi sains, rekayasa infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat adalah kunci mewujudkan Sulawesi Barat yang tangguh terhadap bahaya seismik mendatang.

References

Dasar, A. et al. (2023) ‘Optimalisasi Mitigasi Bahaya Gempabumi Melalui Penyuluhan Rumah Tahan Gempa Di Kabupaten Majene’, Minda Baharu, 7(2), pp. 241–251.Availableat: https://doi.org/10.33373/jmb.v7i2.5736.

Detiknews.com (2021) ‘Rumah Ambruk di Sulbar istri Kadis Meninggal’https://news.detik.com/berita/d-5339620/rumah-ambruk-saat-gempa-sulbar-istri-kadis-pu-mamuju-meninggal

Grandgirard, J. et al. (2002) ‘Costs of secondary parasitism in the facultative hyperparasitoid Pachycrepoideus dubius: Does host size matter?’, Entomologia Experimentalis et Applicata, 103(3), pp. 239–248. Available at: https://doi.org/10.1023/A.

Hall, R. et al. (2009) ‘The North Makassar Straits: What lies beneath?’, Petroleum Geoscience, 15(2), pp. 147–158. Available at: https://doi.org/10.1144/1354-079309-829.

Hamilton, W. (1973) ‘Tectonics of the Indonesian Region’, Bulletin of the Geological Society of Malaysia, 6(July), pp.3–10.Availableat: https://doi.org/10.7186/bgsm06197301.

Octarena, W., Sagara, A. and Imran, I. (2022) ‘The evolution of Indonesian seismic and concrete building codes : From the past to the present’, Structures, 41(April), pp. 1092–1108.Availableat: https://doi.org/10.1016/j.istruc.2022.05.032.

Prayoga, O. and Pratama, C. (2024) ‘Coseismic slip model of the 14 January 2021 Mw 6.2 Mamuju-Majene earthquake based on static and kinematic GNSS solution’, Journal of Applied Geodesy, 18(4), pp. 643–652. Available at: https://doi.org/10.1515/jag-2023-0041.

Pusat Studi Gempa Nasional (2022) Peta sumber dan bahaya gempa Indonesia tahun 2022.

Rahmawati, R. and Nuraliah, D. (2026) ‘Optimization of Mitigation Communication in Addressing Earthquake Threats in Majene Regency : Local Wisdom Based Approach’, 9(1), pp. 55–75.

Satyana, A.H., Damayanti, S. and Armandita, C. (2012) ‘The Makassar Straits : Recent Updates From Exploring’, Proceedings, Indonesian Petroleum Association [Preprint], (May).

Socquet, A. et al. (2006) ‘Microblock rotations and fault coupling in SE Asia triple junction (Sulawesi, Indonesia) from GPS and earthquake slip vector data’, Journal of Geophysical Research: Solid Earth, 111(8), pp.1–15.Availableat: https://doi.org/10.1029/2005JB003963.

Supendi, P. et al. (2021) ‘Foreshock–mainshock–aftershock sequence analysis of the 14 January 2021 (Mw 6.2) Mamuju–Majene (West Sulawesi, Indonesia) earthquake’, Earth, Planets and Space, 73(1). Available at: https://doi.org/10.1186/s40623-021-01436-x.

Downloads

0 Views
0 Downloads
Data indexed from system logs

Published

2026-05-31

How to Cite

Syamsul Fahri. (2026). Kesiapsiagaan Infrastruktur Permukiman Terhadap Ancaman Gempa Bumi di Sulawesi Barat Berdasarkan Kajian Literatur. Jurnal Teknik Sipil (JUTSI), 2(1), 12–18. Retrieved from https://ojs.unsulbar.ac.id/index.php/jutsi/article/view/6575