Analisis Financial Distress Menggunakan Altman Z-Score Pada Perusahaan Consumer Services Terdampak Pemboikotan Produk Akibat Konflik Israel-Palestina Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kebangkrutan serta menganalisis financial distress. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan, dan dianalisis dengan metode Altman Z-Score. Sasaran penelitian adalah perusahaan sektor jasa konsumen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebanyak 49 perusahaan pada tahun 2023 (kuartal 4) hingga tahun 2024 (kuartal 1-4). Pengambilan sampel dilakukan melalui purposive sampling, menghasilkan 3 sampel perusahaan. Penelitian ini memperoleh adanya perbedaan kondisi berdasarkan analisis model Altman Z-Score. Ditemukan bahwa terdapat 1 perusahaan, yaitu PT. Fast Food Indonesia Tbk (FAST), mengalami distress dari kuartal 4 tahun 2023 hingga kuartal 1-4 tahun 2024. Kemudian 1 perusahaan lagi berada dalam kondisi grey area pada kuartal 4 tahun 2023 dan kuartal 2-4 tahun 2024, sedangkan pada kuartal 1 tahun 2024 mengalami kondisi distress, yaitu PT. Sarimelati Kencana Tbk (PZZA). Sementara, 1 perusahaan lainnya, PT. Map Boga Adiperkasa Tbk (MAPB), tetap dalam kondisi sehat selama periode penelitian. Walaupun tidak mengalami financial distress, nilai Z-Score perusahaan menunjukkan tren menurun tiap kuartal, yang dipengaruhi oleh gerakan boikot yang semakin meluas.
Copyright (c) 2025 Zaskia, Wulan Ayuandiani, Nur Ariyandani, Novia Sandra Dewi, Badirun Basir, Awal Nopriyanto Bahasoan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
