Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi Asuhan Kebidanan Holistik pada Siklus Maternal dan Neonatal
DOI:
https://doi.org/10.31605/jipm.v5i1.6932Keywords:
asuhan kebidanan holistik, pemberdayaan masyarakat, kesehatan ibu, bayi baru lahir, edukasi KesehatanAbstract
Kesehatan ibu dan bayi tidak hanya dipengaruhi aspek fisik, tetapi juga aspek psikologis, sosial budaya, dan spiritual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai asuhan kebidanan holistik pada siklus maternal dan neonatal. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kalebentang, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, dengan melibatkan 20 peserta. Metode yang digunakan berupa edukasi partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan 2 peserta (10%) memahami konsep asuhan kebidanan holistik, sedangkan 18 peserta (90%) belum memahami. Setelah edukasi, 16 peserta (80%) mampu menjawab sebagian besar pertanyaan dengan benar. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis masyarakat dapat meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pendekatan holistik dalam mendukung kesehatan ibu dan bayi. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan keluarga dan kader kesehatan.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sri Wahyuni Bahrum, Fadlyatul Fajri, Hilmiah Hilmiah, Hijrah Hijrah, Irma Sri Rejeki

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


