Pemodelan Spatial Autoregressive Exogenous (SAR-X) Untuk Mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Perceraian Di Sulawesi Selatan
Keywords:
Perceraian, Model SAR-X, Analisis SpasialAbstract
Perceraian merupakan fenomena sosial yang berdampak luas terhadap aspek budaya, ekonomi, dan psikologis. Peningkatan tingkat perceraian di Provinsi Sulawesi Selatan menjadikannya isu penting untuk dikaji secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat perceraian menggunakan pendekatan spasial melalui model Spatial Autoregressive Exogenous(SAR-X). Data yang digunakan merupakan data sekunder tahun 2023 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Analisis dilakukan dengan menggunakan matriks pembobot spasial Queen Contiguity, serta pemilihan model terbaik berdasarkan nilai Akaike Information Criterion(AIC), Root Mean Square Error(RMSE), dan pseudo R². Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik adalah Model 2 dengan nilai evaluasi paling optimal. Variabel yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat perceraian adalah indeks pembangunan manusia (IPM), persentase penduduk miskin, tingkat pengangguran, dan persentase pernikahan. Sementara itu, variabel partisipasi sekolah, pertumbuhan penduduk, dan melek huruf tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor sosial-ekonomi serta keterkaitan spasial antarwilayah berperan penting dalam menjelaskan variasi tingkat perceraian.