Workshop Peningkatan Literasi dan Pengelolaan Risiko Keuangan bagi Siswa SMAN 2 Majene
Abstract
Rendahnya tingkat literasi keuangan di kalangan pelajar menjadi permasalahan yang perlu mendapat perhatian serius, mengingat dampaknya terhadap perilaku keuangan yang kurang bijak seperti konsumtif, minim menabung, dan kurangnya kesiapan menghadapi risiko finansial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan pemahaman dasar teori risiko pada siswa SMAN 2 Majene, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat. Metode pelaksanaan meliputi empat tahapan: perencanaan dan koordinasi dengan pihak sekolah, persiapan materi dan instrumen kegiatan, pelaksanaan workshop secara interaktif, serta evaluasi melalui sesi tanya jawab. Kegiatan workshop dilaksanakan pada 10 Mei 2025 dan diikuti oleh 29 siswa dari berbagai kelas. Materi yang disampaikan mencakup pengantar literasi keuangan, pentingnya perencanaan keuangan, konsep tabungan dan investasi sederhana, pengenalan risiko keuangan dalam kehidupan sehari-hari, serta dasar-dasar manajemen risiko keuangan pribadi. Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat respons yang sangat positif, ditunjukkan oleh tingginya antusiasme dan partisipasi aktif peserta dalam setiap sesi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta mampu memahami materi dengan baik dan termotivasi untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini berkontribusi nyata dalam menumbuhkan kesadaran dan keterampilan finansial siswa, serta berpotensi menjadi model edukasi keuangan yang dapat direplikasi pada sekolah-sekolah lain di wilayah Sulawesi Barat.
