Eksplorasi Implementasi Green Accounting pada Sektor Pemerintahan: Sebuah Tinjauan Bibliometrik
Exploring Green Accounting Implementation in Government: A Bibliometric Review
DOI:
https://doi.org/10.31605/jepa.v8i2.6679Keywords:
Green Accounting; Government; Bibliometric Analysis; Accountability; Sustainability.Abstract
Kerusakan lingkungan akibat eksploitasi dan perubahan iklim yang tinggi membawa masa depan yang mengkwartirkan. Tuntutan kepada pemerintah untuk memperlambat kerusakan tersebut meningkat, dengan kebijakan yang tepat. Peneliti telah banyak dalam meneliti tentang peran pemerintah melalui implementasi green accounting, namun belum tinjauan bibliometric untuk membahas implentasi green accounting di pemerintahan secara holistik, komprehensif dan objektif. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren publikasi green accounting di pemerintah berdasarkan jumlah dokumen yang diterbitkan tahun 1994 hingga 2024, menganalisis kontribusi berbagai jurnal, institusi dan kerjasama antarnegara, menyoroti penulis dan artikel paling berpengaruh serta memetakan potensi topik ini dimasa depan. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah analisis biblimetrik yang dilakukan dalam empat tahap, yaitu penambangan data dari basis data dokumen di scopus, penyaringan data, visualisasi data dan interpertasi data. Terdapat 364 dokumen yang diperoleh sesuai dengaan batasan yang ditetapkan, dan hasil visualisasi menunjukan bahwa green accounting di pemerintah meningkat signifikan dalam dua dekade terakhir. Accounting, Auditing and Accountability adalah jurnal terkemuka dalam mempublikasikan topik terkait green accounting di pemerintahan. United Kingdom adalah negara yang berkontribusi paling besar dalam publikasi dan Inggris dan Australia kerjasama antara tertinggi. Selain itu, artikel Daily Gcvir adalah yang paling banyak berpengaruh, sementara Hyndman dan Liguori memiliki jumlah publikasi terbanyak. Kata kunci yang sering digunakan adalah accountability, government, sustainability. Oleh karena hasil penelitian ini dapat dijadikan rujukan perumusan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan akuntabilitas dalam pembangunan berkelanjutan.
