Geofisika Pertanian: Penerapan Geolistrik Pada Daerah Pertanian Solusi Permsalahan Gagal Panen Petani di Arso

Authors

  • Hardi Hamzah Universitas Cenderawasih
  • Rahman Rahman Universitas Cenderawasih
  • Tiyas Nur Janah Universitas Cenderawasih
  • Ahmad Rezaldi Maulana Universitas Cenderawasih

DOI:

https://doi.org/10.31605/sipakaraya.v4i1.5452

Keywords:

Geolistrik Pertanian, Gagal Panen, Kondisi Tanah

Abstract

Gagal panen merupakan masalah serius yang dihadapi petani di berbagai daerah pertanian, salah satunya kelompok tani kampung wiantre. Hal ini disebabkan oleh ketidakmampuan petani dalam mengetahui kondisi tanah secara detail, termasuk tingkat kelembaban dan nutrisi tanah yang memengaruhi pertumbuhan tanaman. Dengan kurangnya informasi ini, petani sulit untuk mengambil keputusan yang tepat dalam pengelolaan lahan mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan teknologi geolistrik dalam pertanian guna memberikan solusi bagi permasalahan gagal panen yang dihadapi oleh petani. Melalui penggunaan metode geolistrik, diharapkan dapat memberikan informasi yang akurat mengenai kondisi tanah secara mendalam, sehingga petani dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan hasil panen dan mengurangi risiko gagal panen. Metode yang akan digunakan meliputi survei lapangan untuk pemetaan area pertanian, pengambilan data geolistrik menggunakan perangkat khusus, analisis data untuk menginterpretasikan kondisi tanah, dan penyusunan rekomendasi untuk pengelolaan lahan berdasarkan informasi yang diperoleh. Kolaborasi dengan kelompok tani dan ahli geolistrik akan dilakukan untuk memastikan keberhasilan implementasi teknologi ini dan memaksimalkan manfaatnya bagi petani. Diharapkan bahwa implementasi teknologi geolistrik ini akan membantu petani untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi risiko gagal panen. Selain itu, diharapkan juga dapat meningkatkan pemahaman petani tentang kondisi tanah dan air tanah di lahan pertanian mereka, sehingga para petani dapat mengambil keputusan yang lebih baik dalam manajemen pertanian mereka.

References

Abbas, A., Khan, S., Hussain, N., Hanjra, M.A., Akbar, S. 2013. Characterizing Soil Salinity in Irrigated Agriculture using a Remote Sensing Approach. Journal on Physics and Chemistry of the Earth
Adamchuk, V.I., Hummel, J.W., Morgan, M.T., Upadhyaya, S.K. 2004. On-the-go Soil Sensors for Precision Agriculture. Journal on Computer and Electronic
Allred, B.J., Daniels, J.J., Ehsain, M.R. 2008. Handbook Agricultural Geophysics. CRC Press.USA
Allred, B.J. 2011. Agricultural Geophysics: Past/Present Accomplishments and Future Advancements. The Second Global Workshop on Proximal Soil Sensing-Montreal 2011
Minarsih, S. & Hanudin, E. 2020. Kualitas Tanah pada Beberapa Tipe Penggunaan Lahan. Prosiding Seminar Nasional Pertanian Peternakan Terpadu ke-3.
Picuno, P., Sica, C., Tortora, A., & Statuto, D. 2015. New Technologies for the Sustainable Management and Planning of Rural Land and Environment. In A. V. (ed.), The Sustainability of Agro-Food and Natural Resource Systems (p. 321). Potenza, Italy: Springer
Sumarno. 2006. Teknologi revolusi Hijau Lestari Untuk Ketahanan Pangan Nasional di Masa Depan. Bogor: Balai Besar Litbang Sumber Daya Lahan Pertanian
Wahyunto & Dariah, A. 2014. Degradasi Lahan di Indonesia: Kondisi Existing, Karakteristik, dan Penyeragaman Definisi Mendukung Gerakan Menuju Satu Peta. Jurnal Sumberdaa Lahan 8(2), 81-93
Warsani, H. 2013. Kajian Pemanfaatan Lahan Sawah di Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singigi. Universitas Pendidikan Indonesia.

Downloads

258 Views
181 Downloads
Data indexed from system logs

Published

2025-09-17

How to Cite

Hamzah, H., Rahman, R., Janah, T. N., & Maulana, A. R. . (2025). Geofisika Pertanian: Penerapan Geolistrik Pada Daerah Pertanian Solusi Permsalahan Gagal Panen Petani di Arso. Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 1–7. https://doi.org/10.31605/sipakaraya.v4i1.5452