Pemberdayaan Lembaga PAUD dalam Penguatan Kurikulum Siaga Bencana Berbasis Kearifan Lokal di TK Negeri Pembina Kabupaten Majene, Sulawesi Barat
DOI:
https://doi.org/10.31605/sipakaraya.v4i2.5671Keywords:
Pemberdayaan PAUD, Kurikulum Siaga Bencana, Kearifan Lokal, Pendidikan Anak Usia Dini, Mitigasi BencanaAbstract
Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, dalam memperkuat kesiapsiagaan terhadap bencana alam melalui kurikulum siaga bencana berbasis kearifan lokal. Metode yang digunakan adalah Focus Group Discussion (FGD) untuk menggali kebutuhan pelatihan, serta uji coba kurikulum di sekolah mitra, pengembangan materi pembelajaran berbasis kearifan lokal, dan uji coba kurikulum di sekolah mitra denga peserta sebanyak 20 guru dan 10 orang tua siswa. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 85% peserta merasa materi pelatihan sangat bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan mereka, sementara 90% peserta menilai penyampaian materi sangat jelas dan mudah dipahami. Namun, sebagian besar peserta (75%) menginginkan pelatihan lanjutan yang lebih berfokus pada simulasi kebencanaan, dan 70% merasa durasi pelatihan terlalu singkat, dengan harapan agar durasi pelatihan diperpanjang untuk mendalami materi lebih dalam.
References
Arfani, M. (2022). Kolaborasi pentahelix dalam upaya pengurangan risiko bencana pada destinasi wisata di Desa Kalanganyar Sidoarjo. Jurnal Syntax Transformation, 3(01), 104-120.
Ariyani, E. (2021). Pendidikan siaga bencana pada anak usia dini melalui media audio visual. Jurnal Obsesi, 5(2), 1093–1102.
Fitriyani, F., Saputri, K., & Putri, N. W. (2021). Gambaran Pengetahuan, Sikap Dan Kebijakan Warga Zona Merah Kota Padang Terhadap Ancaman Bencana Gempa Bumi. Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja Dan Lingkungan, 2(1), 11-22.
Haerudin, N., Mulyasari, R., Hidayat, D. S., Hidayat, I., Harsyah, R. P., & Qalbu, W. F. A. (2025). Analisis Dampak Bencana Tsunami Berdasarkan Parameter Tsunami Melalui Pendekatan Sistem Informasi Geografis. Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII), 6(2), 99-104.
Imaduddina, A. H., Widodo, W. H. S., & Sasongko, I. (2023). KAJIAN (Δ) KERENTANAN BENCANA GEMPA BUMI BERDASARKAN PERSPEKTIF MULTITEMPORAL. Prosiding SEMSINA, 4(01), 115-122.
Islami, H. S., Widana, I. D. K. K., & Subiyanto, A. (2023). Pemanfaatan Sistem Peringatan Dini Erupsi Gunung Merapi sebagai Upaya Pengurangan Risiko Bencana Guna Mendukung Keamanan Nasional. Jagratara: Journal of Disaster Research, 1(1), 1-8.
Nadzir, Z. A., Agustina, L. K., & Apriani, M. R. (2024). Integrasi pemetaan ancaman, kerentanan, dan kapasitas dalam kajian risiko gempabumi dan tsunami di Pesawaran, Lampung. Jurnal Geosaintek, 10(2), 132-158.
Nurcahyo, M., Setyawan, A., & Ansori, T. (2022). Manajemen Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Komunitas: Community Based Disaster Risk Reduction Management. Journal of Community Development and Disaster Management, 4(2), 91-104.
Pratama, M. R., Fahri, S., Andara, A., Anshary, A. J. H., & Nur, A. S. (2025). ANALISIS POTENSI BENCANA BANJIR DENGAN DATA CURAH HUJAN DI KECAMATAN BANGGAE TIMUR KABUPATEN MAJENE. Jurnal Teknik Sipil: Rancang Bangun, 11(02), 153-159.
Priadmodjo, A., Suriadi, N. A., Erwin, M. A., & Wijaya, F. (2023). DETERMINASI TINGKAT RISIKO BENCANA LOKASI WISATA PADA KABUPATEN MAJENE. BANDAR: JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING, 5(2), 44-54.
Ragil, C., Pramana, A. Y. E., & Efendi, H. (2020). Kearifan lokal dalam mitigasi bencana di wilayah lereng Gunung Merapi studi kasus Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman. Reka Ruang, 3(1), 10-18.
Santoso, I. A., Wibowo, A. L., Zulfa, C. L., Siregar, N. N., & Sudisman, R. A. (2022). Classification of Majene Regency Landslide Prone Areas Using Geographic Information System and Storie Index: Klasifikasi Daerah Rawan Tanah Longsor Kabupaten Majene Menggunakan Sistem Informasi Geografis dan Metode Indeks Storie. Jurnal Geocelebes, 72-86.
Sujarwo. (2022). Strategi implementasi kurikulum siaga bencana berbasis kearifan lokal di lembaga PAUD. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 4(1), 33-40.
