Main Article Content

Abstract

Kasus perundungan di lingkungan sekolah masih menjadi masalah yang berdampak pada kesejahteraan psikologis, hubungan sosial, serta iklim pembelajaran peserta didik. Kondisi ini menuntut adanya upaya kolaboratif antara sekolah, guru, dan pihak terkait untuk membangun lingkungan belajar yang aman, ramah, dan bersahabat melalui penguatan nilai empati dan kepedulian sosial. Berdasarkan kebutuhan tersebut dilaksanakan kegiatan PKM berupa program anti perundungan berbasis di SD Negeri Kakatua Makassar. Program dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa melalui tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut dengan bentuk kegiatan berupa edukasi, pelatihan, deklarasi anti perundungan, dan pemilihan duta anti bullying di sekolah. Hasil pelaksanaan kegiatan PKM menunjukkan bahwa peserta didik memberikan respons yang sangat positif dengan nilai rata-rata angket sebesar 92%, yang mencerminkan tumbuhnya empati, kepedulian sosial, dan komitmen dalam mencegah perundungan di lingkungan sekolah. Peningkatan pemahaman peserta didik terhadap materi pencegahan perundungan juga tampak melalui perbandingan hasil pretest dan posttest, di mana nilai setelah program menunjukkan peningkatan yang bersifat signifikan dibandingkan dengan sebelum pelaksanaan program. Selain itu, hasil angket kepuasan mitra (guru atau pihak sekolah) mencapai 97%, yang menunjukkan bahwa program dinilai relevan, bermanfaat, dan mendukung terwujudnya iklim sekolah yang ramah, bersahabat. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menegaskan bahwa program anti perundungan berbasis empati yang dilaksanakan berdampak positif dalam memperkuat pemahaman, sikap empati, serta membangun kesadaran peserta didik terhadap pencegahan perundungan, sehingga mendukung terwujudnya lingkungan sekolah yang ramah dan bersahabat di SD Negeri Kakatua Makassar.

Keywords

Anti Perundungan Empati Sekolah Ramah dan Bersahabat

Article Details

Author Biography

Al Husnul Khatimah Mz, Universitas Muhammadiyah Makassar

Mahasiswa

How to Cite
Idawati, I., Syahrir, M., Fariza, A. A., Ramadhani, I., Mz, A. H. K., Nur, M., R, S. R., & Mawaddah, N. (2026). Efektivitas Program Anti Perundungan Berbasis Empati dalam Mewujudkan Sekolah Yang Ramah dan Bersahabat di SD Negeri Kakatua Makassar. Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 188 - 196. https://doi.org/10.31605/sipakaraya.v4i2.6120

References

  1. Adiyono, A., Irvan, I., & Rusanti, R. (2022). Peran Guru Dalam Mengatasi Perilaku Bullying. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 6(3), 649-658.
  2. Apriani, A. N., Sudaryanti, A. A., Sofian, M., Rahayu, D. P., Azman, M., Putri, N., ... & Haabiburochman, Y. K. (2024). Edukasi Anti Bullying bagi Siswa di Sekolah Dasar. Jurnal Indonesia Mengabdi, 6(2), 145-154.
  3. Fatimah, S., Susanto, B., Saputro, B., Putra, H. K., & Murtiningsih, I. (2023). Pencegahan Tindak Perundungan di Lingkungan Kampus: Bersama Ciptakan Kehidupan Kampus yang Nyaman dan Aman. Educate: Journal of Community Service in Education, 3(2), 25–33. https://doi.org/10.32585/EDUCATE.V3I2.485
  4. Herlina, M., & Sugandi, R. (2020). Program pencegahan bullying di sekolah dasar melalui pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 5(2), 120–130.
  5. Indriyati, Prasetya, O., Mafrudoh, L., Adenan, & Suhendra, A. (2024). Stop Bullying sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Perundungan di Lingkungan Sekolah. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 5(1), 119–125. https://doi.org/10.33474/jp2m.v5i1.21509.
  6. Listyarini, I., Saputra, H. J., & Basyar, M. A. K. (2025). PKM Pendampingan Sosialisasi Pendidikan Anti Perundungan Di SDN Siwalan Kota Semarang. Kanigara, 5(2), 139-146.
  7. Lubis, S. A., Heriyanti, L., & Ledyawati, L. (2024). Sosialisasi Anti Perundungan pada Siswa Kelas 4C SD Negeri 75 Kota Bengkulu melalui Film Pendek Anti Perundungan (Gerobak Perdamaian). Jurnal PKM Manajemen Bisnis, 4(2), 304-309.
  8. Pili, M. S., & Ramadhani, E. (2025). Pengaruh Kekerasan Verbal terhadap Kecemasan Komunikasi dan Kepercayaan Diri Remaja di Kota Medan. Jurnal Komunikasi Nusantara, 7(2), 273-286.
  9. Rahmatillah, W., Isnata, R., Jayatri, T., Wulandari, S., & Sitawani, A. (2024). Studi Kasus Bullying Di Sekolah: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Siswa Sebagai Pemicu Bullying Dan Dampaknya Terhadap Korban. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(04), 341-354.
  10. Sadaruddin, S., Santini, R., Sari, S. K. C., & Alwiah, S. (2024). Pencegahan dan Penanganan Perilaku Bullying Verbal di Sekolah Dasar. ISOLEK: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Bahasa, dan Sastra, 2(2), 310-317.
  11. Santso, M. A., Anggraeni, R., Mahfudz, L., & Lailiyah, I. F. A. F. (2025). Sosialisasi Penanaman Nilai Karakter dalam Upaya Meminimalisir Potensi Bullying di SDN Gempolklutuk. Ta'awun: Jurnal Pengabdian, 4(1), 32-41.
  12. Septihani, A., SH, D. P. T., Pramita, E. A., & Sari, Y. (2024). Peran Komunikasi Antarpribadi dalam mengatasi Perundungan pada Anak. Journal of Dialogos, 1(2), 41-47.
  13. Setiwawan, A., Aini, Q., Wardhani, L., & Asrori, M. A. R. (2024). Penguatan Nilai Pancasila dan Perlindungan Hukum Korban Perundungan Guna Meredam Perundungan di Era digital. Yustitiabelen, 10(1), 27-35.
  14. Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
  15. Sunanih, S., Nurhaliza, A., Shakila, A., Ulpah, D. N., Rahmaldi, D., Farida, D. N., ... & Santi, D. (2025). Analisis pengaruh perilaku bullying terhadap prestasi akademik siswa di sekolah dasar. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 4(1), 31-45.
  16. Trischintyadevi, L. K. A., & Sudarsana, I. K. (2025). Mengenali Bentuk dan Bahaya Perundungan di Sekolah Dasar. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 8(2), 390-404.
  17. World Health Organization. (2017). Mental Health Status of Adolescents in South-East Asia: Evidence forAction.
  18. Wulandari, A. D., Yahya, A. A. A., Muntasya, A. H., Nurwahyuni, D., & Putri, Y. A. S. (2026). Analisis Bentuk Perundungan dan Implikasinya terhadap Konsentrasi serta Partisipasi Belajar di Sekolah Dasar. Educational Journal, 1(2), 350-357.