Main Article Content

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik 24 orang guru SMP di Kota Makassar melalui Pelatihan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah dominansi metode pembelajaran konvensional yang bersifat superfisial dan keterbatasan keterampilan dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam Kurikulum Merdeka. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan workshop partisipatif yang meliputi tahap pemaparan materi, diskusi kelompok, simulasi penyusunan perangkat ajar, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman guru mengenai filosofi pembelajaran mendalam, yang dibuktikan dengan kenaikan skor rata-rata kompetensi peserta dari 72,00 pada saat pre-test menjadi 92,00 pada post-test. Selain itu, terdapat peningkatan keterampilan teknis dalam memanfaatkan media digital seperti Canva, Padlet, dan Wordwall. Peserta berhasil menyusun draf desain pembelajaran yang lebih interaktif dan berpusat pada siswa. Kegiatan ini juga berhasil membentuk komunitas praktisi antar guru untuk mendukung keberlanjutan inovasi di sekolah. Simpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan intensif selama 6 hari dengan pendampingan langsung terbukti efektif dalam mentransformasi paradigma mengajar guru menjadi lebih adaptif dan inovatif.

Keywords

Kurikulum Merdeka Pembelajaran Mendalam Pelatihan Guru Teknologi Pembelajaran

Article Details

How to Cite
Rahayu, R., Herlina, H., Vega, N. D., Nur’Iva, M. I., & Tohamba, C. P. (2026). Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru di Kota Makassar melalui Pelatihan Model Pembelajaran Mendalam (Deep Learning). Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 178 - 187. https://doi.org/10.31605/sipakaraya.v4i2.6211

References

  1. Ananda, R., Nadira, V., Arianti, N., Al-Fikamza, M., & Sayuti, A. (2025). Efektivitas Kebijakan Sertifikasi Guru Sd Dalam Mendorong Transformasi Pendidikan Dasar Berkualitas. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02), 620–631.
  2. Apriyanto, S., & Handayani, N. F. (n.d.). Edutech dan Masa Depan Pembelajaran.
  3. Fullan, M., Quinn, J., & McEachen, J. (2018). Deep learning: Engage the world—change the world. Corwin Press.
  4. Hermawansyah, M. P. I., Salinah, S. P., Nasution, I. W., Nasution, N. H., Iskandar, M. Y., Ekowati, A., Yullah, A. S., Hidayati, N. N., & SS, M. A. (n.d.). TEKNOLOGI DAN MEDIA PEMBELAJARAN.
  5. Iklilullah, I., Irfan, M., Madani, V. L. V., & Nurhadi, A. (2026). Transformasi Mutu Pendidikan melalui Supervisi: Kajian Ruang Lingkup, Objek, dan Sasarannya. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4), 4670–4684.
  6. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen. Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
  7. Lubis, A. H. (2021). Tantangan dan strategi inovasi pendidikan di era digital. Jurnal Administrasi Publik, 12(1), 45–58.
  8. Maulana, A., Arifah, S., Saefudin, A., Arthur, R., Puspita, A. J., & Hirzy, F. (2023). Training on preparation of electronic-based teaching materials for teachers in Muara Gembong District. Publikan, 13(3), 177–185. https://doi.org/10.26858/publikan.v13i3.51764
  9. Mujianto, G., & Setiawan, A. (2024). Peningkatan Kualitas Pembelajaran melalui Pelatihan dan Pendampingan Implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Muhammadiyah 2 Sumber Pucung: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 2(4), 517–526.
  10. Nurhayati, S., & Rosiana, R. (2023). Pelatihan pengembangan desain pembelajaran inovatif bagi guru sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 112–125.
  11. Prihatin, E., Kadarsah, D., & IZFS, R. D. (2025). Kebijakan Pendidikan Nasional: Transformasi Digital untuk Sistem yang Inklusif. Indonesia Emas Group.
  12. Prihatin, E., & Sutangsa, S. P. (2025). Transformasi Kebijakan Pendidikan: dari Konsep hingga Pelaksanaan di Era Digital. Indonesia Emas Group.
  13. Rahayu, S., dkk. (2026). Format dan pedoman penulisan laporan pengabdian masyarakat UNM. Tim Pengabdian Masyarakat.
  14. Rusmulyani, K., & Riani, N. K. (2024). Tantangan Dan Hambatan Pada Pelatihan Bagi Asn: Blanded Learning Sebagai Alternatif Pembelajaran Inovatif. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(1), 32–39.
  15. Satria, R., Adiprima, P., Wulan, K. S., & Harjatanaya, T. Y. (2022). Panduan pengembangan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.
  16. Soeharso, S. Y., SPsi, S. E., & SURJO SULAKSONO, D. (2019). TRAINOVATOR-Menjadi Trainer dan Pengajar Zaman NOW. Penerbit Andi.
  17. Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
  18. Suharjuddin, S., & Nurbayti, R. (2025). Analisis Hots (Hots Order Thinking Skill) Pada Soal Penilaian Tengah Semester Kelas V Sdn Mangun Jaya 06. Jurnal Cahaya Edukasi, 3(3), 31–36.
  19. Utama, P. T. P. P. K. (n.d.). MENGAJAR DI UJUNG DUNIA: Kisah Inspiratif Dari Kalimantan.
  20. Yuwono, C., Syafruddin, S., Novriadi, D., Sujud, F. A., Asmul, A., Muhirdan, M., & Kuswianto, D. (2025). Pedagogi Islam: Konsep, Nilai, dan Implementasi dalam Pendidikan. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah.