Peningkatan Minat dan Pengalaman Siswa SMP SATAP Baurung terhadap Pembelajaran IPA Melalui Kegiatan Tour to Campus
DOI:
https://doi.org/10.31605/sipakaraya.v5i1.6949Keywords:
Asistensi Mengajar, Tour to Campus, Minat Belajar IPA, Pendidikan Lanjutan, Pengabdian Kepada MasyarakatAbstract
Rendahnya paparan peserta didik tingkat sekolah menengah pertama terhadap lingkungan pendidikan tinggi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi minat belajar, khususnya pada bidang sains, serta perencanaan pendidikan lanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan pengalaman belajar IPA siswa SMP SATAP Baurung melalui kegiatan Tour to Campus dalam program Asistensi Mengajar. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan terhadap fasilitas dan aktivitas akademik kampus, diskusi interaktif dengan mahasiswa dan dosen, serta pendampingan reflektif yang difasilitasi oleh asisten mengajar. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik dalam mengenal suasana akademik, program studi, serta peluang pengembangan diri di perguruan tinggi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa, pemahaman yang lebih baik mengenai jenjang pendidikan tinggi, serta tumbuhnya minat untuk melanjutkan studi, khususnya pada bidang sains. Rata-rata skor minat belajar IPA meningkat menjadi 4,4, sedangkan rata-rata skor pengalaman praktikum meningkat menjadi 4,6. Dengan demikian, kegiatan Tour to Campus berdampak positif sebagai sarana edukatif dalam membangun orientasi akademik, memperluas wawasan, dan menumbuhkan cita-cita pendidikan peserta didik sejak dini.
References
Cale, A. S., Byram, J. N., Organ, J. M., & Schmalz, N. A. (2023). A whole new perspective on how the body fits together—An evaluation of a cadaver laboratory experience for high school students. Anatomical Sciences Education, 16(2), 291–304.
Chua, K.-E., & Karpudewan, M. (2017). The role of motivation and perceptions about science laboratory environment on lower secondary students’ attitude towards science. Asia-Pacific Forum on Science Learning and Teaching, 18(2), Article 8.
Itzek-Greulich, H., Flunger, B., Vollmer, C., Nagengast, B., Rehm, M., & Trautwein, U. (2017). Effectiveness of lab-work learning environments in and out of school: A cluster randomized study. Contemporary Educational Psychology, 48, 98–115.
Itzek-Greulich, H., & Vollmer, C. (2017). Emotional and motivational outcomes of lab work in the secondary intermediate track: The contribution of a science center outreach lab. Journal of Research in Science Teaching, 54(1), 3–28.
Law, H. H., Sharif, S. B., & Han, C. G. K. (2022). Predictors of student engagement in science learning: The role of science laboratory learning environment and science learning motivation. Asia Pacific Journal of Educators and Education, 37(2), 225–245.
Neher-Asylbekov, S., & Wagner, I. (2023). Effects of out-of-school STEM learning environments on student interest: A critical systematic literature review. Journal for STEM Education Research, 6(1), 1–44.
Oliveira, H., & Bonito, J. (2023). Practical work in science education: A systematic literature review. Frontiers in Education, 8, 1151641.
Röllke, K., Maak, A.-L., Wenzel, A., & Grotjohann, N. (2020). Experimental workshops in student labs and at school: What influence do location and personality traits have on learners’ motivational variables? Pedagogical Research, 5(1), em0050.
Walan, S., & Gericke, N. (2021). Factors from informal learning contributing to the children’s interest in STEM: Experiences from the out-of-school activity called Children’s University. Research in Science & Technological Education, 39(2), 185–205.
