Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Bunga Dahlia melalui Diversifikasi Produk Berbasis Minyak Nilam Terpurifikasi Menjadi Parfum, Balsem Terapi dan Sabun Batang

Authors

  • Haryanti Putri Rizal Universitas Sulawesi Barat
  • Hustiana Hustiana Universitas Sulawesi Barat
  • Ayu Indayanti Ismail Universitas Sulawesi Barat

DOI:

https://doi.org/10.31605/sipakaraya.v5i1.7092

Keywords:

Minyak Nilam, Diversifikasi Nilam, Kelompok Wanita Tani, Pemberdayaan Masyarakat

Abstract

Minyak nilam merupakan komoditas unggulan lokal yang memiliki potensi ekonomi tinggi, namun pemanfaatannya pada tingkat kelompok tani masih menghadapi kendala mutu, keterbatasan diversifikasi produk, dan pemasaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunga Dahlia melalui edukasi mengenai mutu minyak nilam, diversifikasi produk berbasis minyak nilam terpurifikasi, serta penguatan strategi pengemasan dan pemasaran. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus 2026 di Desa Daala Timur, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dengan melibatkan 20 peserta. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi tentang potensi dan tantangan nilam, integrasi kearifan lokal melalui pendekatan Ethno-Socioscientific Issues, pembuatan parfum, balsem terapi, dan sabun batang berbasis minyak nilam terpurifikasi, pendampingan, serta penguatan strategi pengemasan dan pemasaran. Evaluasi dilakukan setelah kegiatan menggunakan kuesioner persepsi tertutup berskala 1–4 yang terdiri atas 15 butir dan mencakup aspek materi dan relevansi, pelaksanaan dan pendampingan, serta manfaat kegiatan. Secara agregat dari 300 respons item, 94,3% berada pada kategori Sangat Setuju dan 5,7% pada kategori Setuju, dengan skor rata-rata keseluruhan 3,94 dari 4. Hasil tersebut menunjukkan penerimaan peserta yang sangat positif terhadap materi, pelaksanaan dan pendampingan, serta manfaat kegiatan yang dirasakan, terutama terkait pemahaman mengenai nilai tambah nilam, pengolahan produk, pengemasan, promosi, dan pengembangan nilam yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan berbasis potensi lokal dapat mendukung penguatan pemahaman peserta mengenai diversifikasi dan pengembangan nilai tambah produk nilam.

References

Al Nido, R., Rili Windiasih, Adhi Iman Sulaiman, Krismiwati Muatip, & Lilik Kartika Sari. (2024). Model pemberdayaan kelompok wanita tani (KWT) melalui modal sosial untuk menjaga kohesivitas kelompok: Indonesia. Agrivet : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Dan Peternakan (Journal of Agricultural Sciences and Veteriner), 12(1), 117–132. https://doi.org/10.31949/agrivet.v12i1.10088

Beta Asteria, Sulastiningsih, Muhammad Subkhan, Dimas Rizky Kurniawan, & Rafif Raditya Muhrizal. (2026). Diversifikasi Produk Olahan Kreatif Hasil Pertanian Berbasis Iptek: Kunci Pemberdayaan Ekonomi KWT Tirta Rahayu. Jurnal Edukasi Pengabdian Masyarakat, 5(3), 442–451. https://doi.org/10.36636/eduabdimas.v5i3.10172

Budiawan, I., Haryana, R. S., Azizah, P. R. N., Rakotoarisoa, S. R., Khusna, L. A., Jannah, N. M., Kamaratih, A. A., Sugiharto, A., & Harismah, K. (2024). Minyak nilam sebagai bahan pembuatan parfum: Review. Simposium Nasional RAPI XXIII – 2024 FT UMS, 62–69.

Hasbi, N. (2025, Juli 8). Harganya Anjlok, Inilah Kandungan dan Manfaat Minyak Nilam: Komoditas Ekspor sejak Zaman Kolonial. Tribun Sulbar. Diakses dari https://sulbar.tribunnews.com/2025/07/08/harganya-anjlok-inilah-kandungan-dan-manfaat-minyak-nilam-komoditas-ekspor-sejak-zaman-kolonial.

Huda, F. A., Meitasari, D., & Widyawati, W. (2021). Analisis daya saing ekspor minyak atsiri nilam (Patchouli Essential Oil) Indonesia di pasar internasional dengan negara Brazil, Amerika Serikat, Meksiko, dan Perancis periode 2001–2018. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 5(4), 1069–1085. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2021.005.04.10

Nurjanah, S., Rosi, D. M., Fathoni, R. P., Zain, S., Widyasanti, A., & Putri, I. L. K. (2019). Aktivitas antibakteri minyak nilam (Pogostemon cablin Benth) pada beberapa tingkat kadar patchouli alcohol. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 29(3), 240–246. https://doi.org/10.24961/j.tek.ind.pert.2019.29.3.240

Rapiyanta, P. T., Andriani, A., Purnamawati, A., & Safitri, L. A. (2025). Pelatihan smart packaging design sebagai upaya peningkatan branding dan nilai jual produk kuliner UMKM. Penamas: Journal of Community Service, 5(4), 631–640. https://doi.org/10.53088/penamas.v5i4.2309

Riyanto, D. W. U. (2024). Pendampingan Desain Logo dan Kemasan untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Lokal. ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian Dan Kemitraan Masyarakat, 2(3), 69–77. https://doi.org/10.59246/alkhidmah.v2i3.970

Syaifullah, Miksalmina, Suraiya, Ernawati, Vonna, A. G., Khairunnisa, S., & Fularia, N. (2026). Purifikasi minyak nilam Aceh secara distilasi vakum sebagai fiksatif parfum untuk kelompok usaha masyarakat. Jurnal Pengabdian Aceh, 6(2), 95–101.

Wolok, T., Eraku, S. S., & Dungga, M. F. (2026). Penguatan Ekonomi Kreatif Berbasis Agrowisata Melalui Pemanfaatan Lahan Pertanian Nilam Di Desa Pulubala. PROFICIO: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1). https://ejournal.utp.ac.id/index.php/JPF/article/view/5666/520523251

Downloads

0 Views
0 Downloads
Realtime usage statistics

Published

2026-09-30

How to Cite

Rizal, H. P., Hustiana, H., & Ismail, A. I. (2026). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Bunga Dahlia melalui Diversifikasi Produk Berbasis Minyak Nilam Terpurifikasi Menjadi Parfum, Balsem Terapi dan Sabun Batang. Sipakaraya : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 162–175. https://doi.org/10.31605/sipakaraya.v5i1.7092