Main Article Content

Abstract

Anemia di Indonesia pada Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 tercatat 14,6% pada kelompok usia 15-24 tahun dan 31,4% pada kelompok usia 25-34 tahun. Anemia menyebabkan tubuh kekurangan oksigen dan menimbulkan gejala seperti lemah, letih, lesu, lelah, dan lunglai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan daging ayam dan bayam terhadap daya terima, kandungan Zat Besi dan Vitamin C pada nugget kentang. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan One Shot Case Study terhadap tiga formula, yaitu tanpa penambahan daging ayam : bayam 0%:0% (F0); penambahan daging ayam : bayam 93%:7% (F1); 87%:13% (F2). Data daya terima dilakukan menggunakan skala hedonik terhadap 30 panelis agak terlatih. Kandungan Zat Besi dan Vitamin C dilakukan di laboratorium menggunakan metode Spektrofotometrik. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis dan dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Hasil menunjukkan daya terima yang sangat disukai dari aspek warna, aroma, rasa, tekstur adalah 93% : 7% (F1). Analisis gizi pada F1 menunjukkan kandungan zat besi sebesar 2,730 mg/100 g dan vitamin C 6,246 mg/100 g. Nugget kentang dengan penambahan daging ayam dan bayam, khususnya formula F1, memiliki daya terima yang baik dan kandungan gizi tinggi, sehingga berpotensi menjadi pangan alternatif untuk membantu pencegahan anemia pada remaja.


 


 

Keywords

Nugget Kentang Daging Ayam Bayam Zat Besi Vitamin C Remaja

Article Details

References

  1. Abdullah, A., Fatima, S., & Suriani, S. 2021.Uji Organoleptik Minyak Kelapa Dalam Dengan Pemberian Ekstrak Serai (Cymbopogo Citratus L.) Pada Konsentrasi Berbeda. Jurnal Pengolahan Pangan, 6(1), 15-19.
  2. Ama, O. T., Darmawan, H., & Handayani, S. (2024). Kajian Proporsi Bayam Merah (Amaranthus tricolor) Dengan Ayam Terhadap Kadar Air, Serat Kasar Dan Organoleptik Nugget Ayam.
  3. Arifin, A., & Harahap, I. (2020). Pengaruh penambahan bayam terhadap kandungan zat besi dan daya terima nugget ayam. Jurnal Gizi dan Pangan, 15(2), 75–83.
  4. Harahap, N.R. (2018) ‘Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri’, Nursing Arts, 12(2)
  5. Hasanah, A., & Andriani, T. (2020). Pengaruh penambahan bayam terhadap sifat organoleptik dan kandungan gizi pada produk pangan olahan. Jurnal Gizi dan Pangan, 15(2), 87–95.
  6. Herawati, T., Yuliana, M., & Hidayat, A. (2021). Pengembangan nugget daun kelor sebagai pangan fungsional berbasis lokal untuk meningkatkan kadar zat besi. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia, 9(1), 34–40.
  7. Jannah, B. M., et al. (2024). Inovasi Pangan Lokal untuk Pencegahan Anemia. Google Books.
  8. Kemenkes RI (2022) Studi Status Gizi Indonesia (SSGI). Jakarta: Badan litbangkes.
  9. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan No. 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan untuk Masyarakat Indonesia. Kemenkes RI.
  10. Lamusu, D. 2018. Uji Organoleptik Jalangkote Ubi Jalar sebagai upaya Diversitifikasi Pangan. Jurnal Pengolahan Pangan, 3(1), 9–15.
  11. Lestari, F. I. (2023). Pengaruh Campuran Tepung Sagu dan Tempe terhadap Sifat Fisik, Kimia, dan Sensori Nugget Jantung Pisang.
  12. Listiaty, T., & Setiawan, A. (2024). Daya terima konsumen terhadap kue bolu dengan uji organoleptik pada panelis agak terlatih. Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi, 17(1), 45–52.
  13. Made, I.D., Dwipayana, P. and Purnantara, I.M.H. (2025) ‘Kualitas Nugget Vegetarian Berbahan Dasar Bayam Quality of Spinach-Based Vegetarian Nuggets’, 04(1), pp. 1971–1978.
  14. Mismawati, A., Zuraida, I., & Permadi, I. S. (2022). Pemanfaatan Labu Kuning (Cucurbita moschata) sebagai Substitusi Tepung Terigu pada Naget Ikan Lele. Media Teknologi Hasil Perikanan.
  15. Mudasirah, M. and Anas, F. (2022) ‘Pengolahan Nuget Kentang’, JASATHP: Jurnal Sains dan Teknologi Hasil Pertanian, 2(2), pp. 42–47.
  16. Mursiti, T. (2016) ‘Perilaku Makan Remaja Putri Anemia dan Tidak Anemia di SMA Negeri Kota Kendal’, Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 11(1), p. 1.
  17. Nazlia, S. (2023). Pengaruh Penambahan Ekstrak Daun Bayam Merah terhadap Kualitas Bakso Ayam.
  18. Negara, J. K., Sio, A. K., Rifkhan, R., Arifin, M., Oktaviana, A. Y., Wihansah, R. R. S., & Yusuf, M. 2016. Aspek mikrobiologis, serta sensori (rasa, warna, tekstur, aroma) pada dua bentuk penyajian keju yang berbeda. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan, 4(2), 286-290.
  19. Nugraheni, A. (2021) ‘Pengaruh Penambahan Bayam Hijau (Amaranthus Hybridus L) Pada Nuget Ikan Patin (Pangasius Sp.) Ditinjau Dari Kualitas Kimia, Zat Besi (Fe), dan Sifat Organoleptik’, Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas, 2(1), pp. 1–7.
  20. Pradini, V.A., Kristianto, Y. and Hikmah, N. (2023) ‘Formulasi Nugget untuk Mencegah Anemia pada Remaja Putri Berdasar Menu Pondok Pesantren’, JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan, 3(2), pp. 129–140.
  21. Rahmatina, F. B. (2023). Pengaruh Formulasi Tapioka dan Rumput Laut terhadap Sifat Kimia, Fisik, dan Sensori Nugget Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.). Universitas Lampung.
  22. Ramadhani, A. P. (2025). Pengaruh Suplementasi Tepung Spirulina dan Minyak Ikan Salmon terhadap Kualitas Hedonik Sosis Daging Ayam Kampung. Universitas Sebelas Maret.
  23. Ramadhani, N., Sari, A. P., & Nugraheni, R. (2023). Pengembangan nugget berbasis kacang-kacangan dan ayam: pengaruh terhadap tekstur dan penerimaan konsumen. Jurnal Teknologi Pangan, 19(1), 55–63.
  24. Romadlona, N. A., et al. (2023). Gizi Seimbang Remaja. Google Books.
  25. Rosita, D., Rachmawati, E., & Suryani, T. (2022). Inovasi produk olahan ayam dan sayur sebagai pangan alternatif bagi penderita anemia. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 33(3), 112–120.
  26. Sari, D. A., & Putri, L. R. (2019). Pengaruh kombinasi protein hewani dan nabati terhadap mutu nugget. Media Gizi Indonesia, 14(3), 112–118.
  27. Sari, R. A., & Mulyani, R. I. (2024). Pengaruh Penambahan Bayam Hijau Pada Nugget Ikan Patin Ditinjau Dari Sifat Sensoris dan Kimia. Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas.
  28. Suhada, R.I. (2019) ‘Efektivitas Sayur Bayam Terhadap Perubahan Kadar Hemoglobin Remaja Putri Di Smp 3 Kalasan, Sleman, Yogyakarta’, Jurnal Pangan dan Gizi, 9(1).
  29. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 Dalam Angka, Journal of Hazardous Materials, 492. Available at: https://doi.org/10.1016/j.jhazmat.2025.138088.
  30. Tarigan, M.B. (2018) ‘Hubungan Gaya Hidup Remaja Terhadap Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Kelas X Di Sma Negeri 2 Binjai Tahun 2018’
  31. WHO. (2021). World Health Statistic 2021 Monitoring Health for SDGs. Switzerland, https://apps.who.int/iris/bitstream/handle/10665/342703/9789240027053-eng.pdf pada 04 Desember 2021.
  32. Widyaningrum, S., Prasetyo, D., & Lestari, E. (2021). Penambahan bayam pada nugget tempe sebagai upaya peningkatan kualitas gizi dan preferensi konsumen. Jurnal Gizi dan Pangan, 16(2), 77–84.
  33. Wulandari, F., & Nurhayati, E. (2022). Penerimaan panelis terhadap nugget kentang bayam sebagai alternatif makanan sehat. Jurnal Ilmu dan Teknologi Pangan, 17(2), 103–109.
  34. Yuliani, R., Pramudito, A., & Sukmawati, R. (2021). Penambahan daging ayam pada olahan kentang: dampaknya terhadap mutu sensorik dan nilai gizi. Jurnal Pangan Fungsional, 6(1), 45–52.
  35. Yusuf, Y. N., Wahyuni, F., & Syamsul, M. (2023). Uji Daya Terima, Analisis Kadar Protein Dan Zat Besi Nugget Sayur Bayam Dengan Substitusi Ikan Bandeng. Jurnal Ilmiah Kesehatan.
  36. Zuraida, R., & Angraini, D. I. (2024). Modifikasi Hati Ayam Pada Sosis Ayam Sebagai Sumber Pangan Tinggi Zat Besi. Journal of Medicine and Health.