Main Article Content

Abstract

Jewawut (Setaria italica L.) merupakan tanaman serealia potensial yang dapat dikembangkan sebagai sumber pangan alternatif. Mikroorganisme rhizosfer, khususnya bakteri penambat nitrogen, memiliki peran penting dalam meningkatkan kesuburan tanah melalui proses fiksasi nitrogen serta produksi hormon pertumbuhan tanaman. Namun, informasi mengenai potensi bakteri rhizosfer pada tanaman jewawut di Sulawesi Barat masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi, menyeleksi, dan mengidentifikasi bakteri rhizosfer penambat nitrogen pada tanaman jewawut serta mengevaluasi potensinya sebagai kandidat biofertilizer. Penelitian dilakukan melalui isolasi bakteri menggunakan metode pengenceran bertingkat pada media selektif Jensen, diikuti karakterisasi morfologi koloni dan pewarnaan Gram. Isolat terpilih kemudian diuji kemampuan penambatan nitrogen serta produksi hormon pertumbuhan tanaman berupa indole acetic acid (IAA) dan giberelin (GA₃). Identifikasi bakteri dilakukan secara molekuler menggunakan analisis gen 16S rRNA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 31 isolat bakteri berhasil diisolasi dari rhizosfer tanaman jewawut dan 10 isolat dipilih berdasarkan karakter morfologi. Lima isolat menunjukkan kemampuan menambat nitrogen, sedangkan tiga isolat terbaik mampu menghasilkan hormon IAA dan giberelin. Analisis molekuler menunjukkan bahwa isolat terbaik memiliki kemiripan dengan Bacillus toyonensis dan Bacillus cereus. Hasil ini menunjukkan bahwa bakteri rhizosfer tanaman jewawut berpotensi sebagai kandidat biofertilizer untuk mendukung pertanian berkelanjutan

Keywords

Rhizosfer, bakteri penambat nitrogen, Setaria italica, biofertilizer, 16S rRNA

Article Details